E-Goverment
Definisi E-Goverment
E-Goverment adalah penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya, urusan bisnis, serta hal-hal lain yang berkenaan dengan pemerintahan. E-Goverment dapat diaplikasikan legislatif, yudikatif, atau administrasi publik, untuk meningkatkan efisiensi internal, menyampaikan pelayanan publik, atau proses kepemerintahan.
Tahapan E-Goverment
1. Implementasi yaitu memperkenalkan kemunculanya pada masyarakat.
2. Pengembangan yaitu situs pemerintahan bertambah, informasi menjadi semakin dinamis.
3. interaktif yaitu user bisa membayar layanan secara online.
4. Full elelktronik yaitu e-goverment sudah terintegrasi diseluruh sektor pemerintahan yang demokratis.
Tujuan Implementasi E-Goverment
Tujuan implementasi e-goverment adalah:
1. Meningkatkan mutu layanan publik melalui pemanfaatan teknologi IT dalam proses penyelenggaraan pemerintahan.
2. Terbentuknya pemerintah yang bersih, transparan dan mampu menjawab tuntutan perubahan secara efektif.
3. Perbaikan organisasi, sistem manajemen dan proses kerja kepemerintahan.
Sasaran Pembangunan E-Goverment
1. Pembentukan jaringan informasi dan transaksi pelayanan publik yang berkualitas dan terjangkau.
2. Pembentukan hubungan interaktif dengan dunia usaha untuk meningkatkan dan memperkuat kemampuan perekonomian menghadapi perubahan dan persaingan perdagangan internasional.
3. Pembentukan mekanisme komunikasi antar lembaga pemerintahan serta penyediaan fasilitas bagi partisipasi masyarakat dalam proses kepemerintahan .
Jenis - Jenis E-Goverment
1. Goverment to Citizen (G2C) adalah suatu teknologi informasi yang mempunyai tujuan untuk memperbaiki hubungan interaksi antara pemerintah dengan kelompok masyarakat, contoh : Informasi Pajak Online, layanan jaminan sosial, mencari lowongan pekerjaan.
2. Goverment to Business (G2B) adalah suatu tipe hubungan pemerintah dengan para bisnis menengah atau bawah. contoh: informasi mengenai pajak perseroan, peraturan pemerintahan(hukum bisnis), pendaftaran perusahaan, peluang usaha atau bisnis.
3. Goverment to Goverment (G2G) adalah berupa web pemerintah yang dibuat bertujuan untuk memenuhi berbagai informasi yang dibutuhkan antara pemerintah yang satu dan pemerintah yang lainnya. contoh : blogging untuk kalangan legislative, konsultasi secara online, pelayanan kepada masyarakat secara terpadu, pendidikan secara online.
4. Goverment to Employees (G2E) adalah berupa tipe hubungan yang ditujukan untuk para pegawai pemerintahan atau pegawai negeri untuk meningkatkan kinerja dan juga kesejahteraan para pegawai yang bekerja disalah satu institusi pemerintah. contoh : www.depkeu.go.id.
Hambatan E-Goverment
1. Kultur berbagi(sharing) belum ada.
2. Kultur mendokumentasikan belum lazim.
3. Langka nya SDM yang handal.
4. Infrastruktur yang belum memadai dan mahal.
5. Tempat akses yang terbatas.
Strategi E-Goverment
1. Mengembangkan sistem pelayanan yang andal, terpercaya, serta terjangkau masyarakat luas.
2. Menata sistem dan proses kerja pemerintah dan pemerintah otonom secara holistik.
3. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi secaara optimal.
Permasalahan E-Goverment di Indonesia
Kurangnya kesetaraan dalam akses publik untuk keandalan, internet informasi di web, dan agenda tersembunyi dari kelompok pemerintah yang dapat mempengaruhi dan bias opini publik
Komentar
Posting Komentar